DJP Online Mempermudah Anda Lapor Pajak, Ini Cara Mengisinya

DJP Online Mempermudah Anda Lapor Pajak, Ini Cara Mengisinya

Batasan waktu laporan Surat Pernyataan (SPT) pajak tahun 2019 untuk Wajib Pajak (WP) Orang Individu (OP) jatuh pada 31 Maret 2020. Dan, untuk WP tubuh jatuh pada 30 April 2020.

Saat sebelum masuk pengujung waktu di atas, seharusnya Masyarakat Negara Indonesia (WNI) yang telah mempunyai Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP) selekasnya isi laporan SPT 2019.

SPT Tahunan umumnya disampaikan sekali dalam satu tahun. Triknya juga gampang, yaitu cukup hanya terhubung situs di internet.

Berikut langkah isi SPT tahunan:

  • Wajib pajak masuk ke situs djponline.pajak.go.id. Jika susah, silahkan masuk ke situs sah Ditjen Pajak yakni pajak.go.id, baru seterusnya click laporan SPT online e-filing.
  • Wajib pajak masukan nomor NPWP dan sandi dan code keamanan ke kolom yang ada. Jika lupa sandi, karena itu WP dapat memutuskan untuk reset sandi. WP akan mendapatkan opsi e-filing dan e-form. Silahkan tentukan salah satunya.
  • Pada situs ini Wajib pajak dapat menyaksikan panduan di samping kiri. Untuk langsung laporan, karena itu Wajib pajak silahkan click kolom buat SPT pada samping kanan.
  • Akan ada banyak pertanyaan yang perlu dijawab oleh Wajib pajak sama sesuai profilnya. Ini mempunyai tujuan untuk pastikan formulir yang hendak dipakai oleh WP. Supaya mempermudah seterusnya click kolom dengan tutorial.
  • Wajib pajak Wajib isi tahun pajak dari SPT yang hendak disampaikan. Jika sudah usai, karena itu click cara selanjutnya.
  • situs ini terbagi dalam beberapa kolom. Samping kanan ada tulisan lebih. WP silahkan click tulisan itu sampai ada situs ini.
  • Isi kolom yang ada sesuai bukti potong yang ada. Ada tipe pajak, NPWP pemotong, nama pemotong (akan berisi otomatis), tanggal bukti pemangkasan dan jumlah PPh yang dipotong (nomor 20 pada bukti potong). Click taruh dan ke arah cara selanjutnya.
  • Cara ke enam, Wajib pajak akan disuruh untuk isi jawaban dari beberapa pertanyaan. Seperti apa anda mempunyai pendapatan dalam negeri yang lain? apa anda mempunyai pendapatan luar negeri yang lain? Apa Anda mempunyai pendapatan yang Tidak terhitung Object Pajak? Apa Anda mempunyai harta?
  • Pada kolom harta, jika pilih ya karena itu harus isi tipe harta yang dipunyai. Dimulai dari uang kontan, tabungan, giro, deposito, piutang, saham reksadana, sepeda motor, mobil, rumah, emas, tanah dan yang lain. Beri keterangan seperti pada tahun pencapaian, harga dan info yang lain.
  • Pertanyaan setelah itu apa anda mempunyai hutang? Jika pilih iya, karena itu silahkan isi code hutang, nama pemberi utang, alamat, tahun pinjaman dan jumlah. Simpang dan berlanjut ke cara selanjutnya.
  • Pertanyaan lain ialah mengenai apa mempunyai tanggungan? Selanjutnya apa anda bayar zakat atau bantuan keagamaan aktivitas harus? Untuk ini cuma dianggap ke tubuh amil zakat atau instansi amil zakat atau instansi pengendalian bantuan keagamaan yang dibuat dan ditetapkan pemerintahan.
  • ialah isi status kewajiban perpajakan suami istri. Ada banyak kolom yang perlu diisi. Delapan, WP telah masuk pada halaman paling akhir untuk kesepakatan SPT tahunan yang telah disampaikan. Click sepakat dan masuk ke cara selanjutnya.
  • laporan SPT tahunan telah diletakkan. Cara setelah itu dengan lakukan submit SPT. Sepuluh, Wajib pajak akan terima pertanda bukti laporan melalui e-mail. Selamat, anda sudah jadi Wajib pajak yang patuh pajak.
BACA JUGA  Pilih Sekuritas Offline Atau Online? Ini Kelebihan Dan Hal Yang Perlu Anda Simak Terlebih Dahulu

#ArtikelAsli